Cara Cek Pulsa Berbagai Operator

Operator kini sedang gencar-gencarnya perang tarif. Tapi sekarang bukan lagi perang tarif sms/telpon, melainkan perang tarif data/internet. Ini karena penggunaan smartphone yang makin menjamur. Saya jadi sering ganti kartu karena tergiur dengan murahnya tarif internet yang ditawarkan. Bedanya, saya bukan kartu buat smartphone ya, tapi buat modem. Mau gak mau jadi harus inget cara cek pulsanya (kadang lupa liat di kemasan, atau males :p ).

Berikut ini caranya:

Telkomsel
Dial *888#
Via telp: 888

Indosat
Dial *388# (M3)
Via telp: 388
Dial *555# (Mentari)
Via telp: 555

XL
Dial *123#
Via telp: 123

TRI
Dial *111*1#
Via telp: 111

Axis
Dial *888#
Via SMS: Ketik CEK kirim ke 123
Via telp: 888

Smartfren
Dial *999*
Via SMS: Ketik CEK atau CHECK kirim ke 999
Via telp: 999

Flexi
Dial *99#

Esia
Dial *955
Via SMS: Ketik PULSA kirim ke 555
Via telp: Dial 955

 

Sumber: Deny NP

Partisi SD Card Android

Manfaat dari partisi SD Card adalah supaya aplikasi yang akan diinstall pada handphone android bisa dipindahkan ke SD Card agar internal memory tidak penuh. Ini sangat berguna bagi handphone android yang memory internalnya kecil (misal Galaxy Ace 😦 ).
Untuk mempartisi sdcard kita, caranya sebagai berikut :

1. Lepaskan kartu memori/ sd card dari ponsel Android anda.

2. Kemudian colokkan ke PC/ Komputer menggunakan card reader atau adaptor bawaan sd card.

3. Buka MiniTool Partition Wizard. Dalam hal ini anda sudah menginstall terlebih dahulu MiniTool Partition Wizard. Jika anda belum memiliki MiniTool Partition Wizard silahkan download terlebih dahulu disini. Kemudian install.

4. Jika ada data penting, backup dulu ke komputer. Jika sudah, klik kanan pada sd card anda, pilih delete sehingga statusnya menjadi unallocated.

5. Kemudian Create Partition

6. Partisi FAT/ FAT32, Partisi ini gunanya untuk menyimpan file data-data kita seperti foto, mp3, dll. Cara membuatnya, pilih create as menjadi Primary dan File system menjadi FAT32, lalu dibagian location pilih berapa size yang akan digunakan sebagai penyimpanannya. Untuk memori kurang dari 4gb, misalnya 2gb bawaan Samsung anda buat partisi dengan format Primary, FAT dan jika lebih dari 4gb silahkan anda pilih FAT32.

7. Kemudian partisi yang kedua adalah Partisi Ext2, Partisi ini gunanya untuk menyimpan data dari aplikasi atau game yang akan diinstall ke Android. Cara membuatnya, pilih create as menjadi Primary dan File system menjadi Ext2, Cluster Size 4kb. Karena sd card saya hanya 2gb, maka saya membuat partisi pertama dengan FAT (1,6gb) dan sisanya Ext2.

8. Setelah semua di partisi, klik apply pada kiri atas MiniTool Partition Wizard dan tunggu sampai prosesnya selesai.

9. Jika sudah selesai, masukkan kembali SD Card ke handphone.

10. Untuk memindahkan aplikasi ke partisi yang sudah dibuat, install Link2SD dari market.

11. Saat Link2SD dijalankan pertama kali, akan meminta restart hanphone. Turuti saja dan restart hanphone.

12. Setelah restart, masuk kembali ke Link2SD. Kemudian pilihlah partisi yang tadi kita buat untuk aplikasi (ext2).

13. Jika sudah, sekarang tinggal memindahkan aplikasi ke SD Card. Caranya pilih aplikasi dan Create Link.

Sekarang pemakaian internal memory bisa dikurangi dan anda bisa install ratusan aplikasi di Galaxy Ace.

Selamat mencoba 😉

Sumber: MadTeam, RamaThara

Rooting Samsung Galaxy Ace (Gingerbread)

Pengertian Rooting

Fungsi root Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna Android untuk dapat masuk ke sistem Android. Dengan melakukan Root, pengguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang terletak pada sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum root) file-file tersebut tidak dapat di akses. Bila dianalogikan sistem operasi komputer Windows, fungsi root Android adalah memberikan hak administrator kepada pengguna.

Dengan melakukan root Android tidak serta merta akan menaikkan performa atau kemampuan ponsel Android. Rooting Android sama seperti “membuka pintu” bagi Anda untuk mengembangkan sistem operasi ini.

Kekurangan dan Kelebihan

Kekurangan Root Android yaitu dapat menghilangkan garansi handphone, masalah keamanan dan boros baterai (untuk dua hal terakhir itu masih perdebatan). Ada yang bilang kalo memang aplikasi virus bener-bener jahat, dalam kondisi unroot pun keamanan HP tetap bisa dijebol dan borosnya baterai tidak ada hubungannya dengan root. Sedangkan kelebihan root diantaranya dapat menginstall aplikasi yang membutuhkan akses root, dapat menginstall custom ROM, dapat melakukan pengaturan untuk memaksimalkan kinerja ponsel dan dapat uninstall aplikasi bawaan pabrik.

Continue reading

Flashing Manual Galaxy ACE Menggunakan Odin

Di artikel ini gw akan jelasin tutorial flashing manual Samsung Galaxy Ace GT-S5830. Kalo dibanding dengan flashing HP SE yang OS-nya bukan Open Source, flashing Android relatif lebih gampang dan cepat. Alasan utama kenapa gw pilih flashing manual, yang pertama, kalo update via Kies itu lama dan perlu koneksi internet stabil, internet udah stabil pun kadang brenti di tengah-tengah. Yang kedua, firmware di Indonesia itu releasenya lama. Mending ngambil firmware dari luar terus flash manual. (Meski resikonya ga bakal ada pilihan bahasa Indonesia)

Di tutorial ini gw nyoba upgrade firmware Ace dari Android 2.3.4 ke 2.3.6. Kebetulan firmware untuk region Indonesia udah keluar.

Perhatian! Penulis tak bertanggung jawab jika ada kesalahan dalam proses flashing ini, resiko ditanggung sendiri! Karena itu, perhatikan baik-baik setiap langkahnya.

Yang dibutuhkan:

Firmware resmi Ace region Indonesia: S5830DXKT5 – XSE
Detail:
PDA: S5830DXKT5
Phone: S5830DXKT4
CSC: S5830OLBKT3
Country/Provider: Indonesia
Version: Android 2.3.6 Gingerbread
Build Date: 2011 December

ODIN Multi Downloader v4.38: Dowload.

OPS File: Cooper_v1.0.ops: Download.

PC yang sudah terinstall USB driver atau Kies.

Kabel data Ace.

Continue reading

Modding Sony Ericsson W890i (A200/DB3150)

Sebenarnya W890i termasuk HP yang gampang di modding dan banyak sisi yang bisa dimaksimalkan. Berikut direktori-direktori yang dipakai saat melakukan modding pada HP ini.

Acoustic driver: ifs/settings/acoustic
Display driver: ifs/settings/display
Flashmenus: tpa/preset/system/desktop/flash
Tema: tpa/user/tema
Layout: tpa/system/layout
Menu.ml tpa/preset/system/menu
Walkman 2.0 Skins: tpa/system/multimedia/mp
Walkman 2.0 visualisasi:
tpa/preset/system/multimedia/av <- untuk. AVX file
tpa/preset/system/multimedia/av_data <- untuk. png file
Lighteffects: tpa/Preset/system/lighteffect/systemeffects
Language File: tpa/preset/system/language
Font: tpa/preset/system/fonts
Frame : tpa/preset/system/multimedi/pe/frame
Start-/Shutdown animasi & Splash screen: tpa/preset/system/settings

Custom Files/softkey_hook: tpa/preset/custom

Continue reading

Patching Permanen A200/DB3150

Setelah menunggu sekian lama, akhirnya patching permanen bisa diaplikasikan juga di hp A200. sebelumnya, untuk patching hanya bisa menggunakan metoda jjpatcher, dimana vkp patch bersifat sementara karena akan otomatis dinonaktifkan setiap kali hp direstart ulang.
Dengan menggunakan metode patching yang terbaru ini, sekarang vkp patch yang dimasukkan ke hp bisa aktif permanen dan tidak dinonaktifkan apabila hp direstart.
thanks to : the_laser, den_po from se-nse.
Syarat utama patching menggunakan metode ini adalah :
1. hp harus dalam kondisi “BROWN”
2. tambahkan parameter berikut ini pada file vkp yang ingin dipakai :
;pAtChFiLe=/boot/phone_app.cxc
contoh vkp patch :
;K850i R1FA035
;Whitelist to blacklist
;(c) SiNgle
;(p) Jockep
;pAtChFiLe=/boot/phone_app.cxc
10EEF8D4: 00D1 00D0

Flashing W890i (A200/DB3150) Memakai A2uploader

Setelah sekian lama akhirnya A200 bisa juga diflashing menggunakan tool modding. di sini tool yang dipakai adalah a2uploader tool V.3. Flashing menggunakan a2uploader lebih nyaman dibanding memakai SEUS, karena bisa dilakukan kapan saja secara Offline, jadi tidak butuh koneksi internet seperti saat memakai SEUS. selain itu juga waktu yang dibutuhkan lebih singkat dibanding lewat SEUS karena kita tidak perlu mendownload ulang firmware tiap kali ingin flashing ulang
untuk itu yang kita butuhkan :
1.  a2uploader tool V.3, ambil –> di sini
2. USB Flash driver (Gordon Gate) –> googling aja, atau bisa dengan cara menginstal SEUS (SE Update Services).
3. file FS, MAIN, dan costumization (CDA) yang sesuai dengan region FS. FS berekstensi “.fbn”, MAIN dengan ekstensi “.mbn”
file FS, MAIN dan Custom pack (CDA) bisa di download –> di sini, di sini, atau di sini
catatan :
1. untuk flashing, boleh hanya FS saja yang diflash, atau MAIN aja, atau keduanya (FS dan MAIN) sekaligus.
2. untuk FS dan MAIN tidak harus dari versi firmware yang sama, yang penting keduanya harus milik tipe hp yang sama.
3. bila hanya melakukan flashing pada MAIN, tidak harus melakukan/memasukan file-file CDA.
4. tapi klo melakukan flashing pada FS, maka file-file CDA/costumization WAJIB dimasukkan.
5. Flashing FS akan menghapus semua data pada phone memory, jadi sebelumnya lakukan Back up pada data-data anda!