Akses Server Linux Lewat Windows dengan XMING

XMING adalah software yang mengimplementasikan X Server pada sistem operasi Windows. Dengan XMING Kita dapat mengakses X Server dari komputer lain dengan jalur SSH. Untuk mengakses SSH, XMING memerlukan software lain yang berperan sebagai alat untuk melakukan transfer data pada jalur SSH, seperti Putty misalnya. XMING berlisensi GPL (GNU General Public License) sehingga bebas untuk digunakan, dimodifikasi dan disebarkan.

Instalasi

Berikut adalah beberapa tahap untuk melakukan instalasi XMING pada komputer (dengan OS Windows) Kita:

  1. Download XMING di: http://sourceforge.net/projects/xming/files/
  2. Download PuTTY di: http://www.ohloh.net/p/putty
  3. Install XMING dan Lakukan Konfigurasi (Jalankan file Xming-x-x-x-xx-setup.exe )
Konfigurasi
  1. Jalankan XLaunch pada Start Menu
  2. Pilih salah satu tipe display ( Multiple windows, Fullscreen, One Window, atau One Window without titlebar) lalu klik next.
  3. Pada wizard page ke 2, pilih Start a Program lalu klik next.
  4. Pada wizard pake ke 3, Kita akan diminta untuk menjalankan program. Masukan nama program yang ingin dijalankan, misalnya: xterm, gnome-terminal, gnome-session, dsb. Pada kategori Run Remote pilih Using PuTTY (plink.exe), lalu isi alamat komputer, username dan passwordnya. lalu klik next
  5. Pada wizard ke 4 kita dapat langsung mengklik next.
  6. Pada wizard ke 5, kita dapat menyimpan konfigurasi yang telah kita buat, sehingga untuk melakukan akses remote yang sama, kita tinggal membuka file tersebut. Klik Finish memulai koneksi.

Install Web Server di Linux

1- Install dulu lamp-server pada ubuntu anda dengan mengetikan perintah dibawah ini:

apt-get install lamp-server^

Ingat, anda jangan sampai lupa untuk mengetikan tanda “^” diakhir. Karena tanpa anda mengetikan tanda itu, Proses installasi tidak akan berhasil. Atau nantinya system kita tidak akan menemukan software yang kita maksud..

2- Tunggu proses installasi sampai keluar tampilan yang memerintahkan kita untuk memasukan password buat root MySQL kita, isikan aja sesuai keinginan anda.

3- Setelah anda memasukan password untuk user root MySQL anda tersebut, proses installasi akan dilanjutkan sampai selesai. Disini anda sudah berhasil meng-install lamp-server pada komputer anda.

4- Langkah selanjutnya adalah melakukan testing pada localhost kita apakah sudah berjalan atau belum, caranya anda cukup memasukan URL: http://localhost pada browser anda. Apabila hasilnya adalah tulisan “It’s Work”, berarti anda sudah berhasil.

5- Sekarang lakukanlah testing PHP nya. Dengan cara membuat file testing.php yang isinya adalah untuk menampilkan informasi dari php yang kita miliki. Caranya sebagai berikut:

– ketik perintah ini diterminal : sudo gedit /var/www/testing.php

– masukan code ini pada file testing.php tersebut, Save and close :

– Setelah itu kita restart apache kita dengan mengetikan perintah ini pada terminal anda : sudo /etc/init.d/apache2 restart

– Lalu kita coba kembali testing dengan memasukan URL berikut ini pada browser anda: http://localhost

– Nanti hasilnya adalah, kita dapat melihat informasi tentang php yang kita miliki.

6- Selanjutnya kita coba untuk mengkonfigurasikan MySQL agar bisa bound ke localhost kita. Karena saya ingin MySQL nya bisa bound ke localhost, maka MySQL bind-address nya harus tertuju ke : 127.0.0.1. Mari kita check apakah sudah bound ke localhost atau belum, dengan cara mengetikan perintah dibawah ini:

– cat /etc/hosts | grep localhost

anda bisa melihat hasilnya pada my.cnf milik MySQL (file konfigurasi MySQL)

– cat /etc/mysql/my.cnf | grep bind-address

anda akan melihat hasilnya seperti dibawah ini:

bind-address = 127.0.0.1

Kalau benar seperti diatas, maka MySQL anda sudah binding ke localhost.

7- Selanjutnya anda tinggal menginstall PHPMyAdmin. Apabila anda merasa phpmyadmin ini dianggap tidak perlu, maka anda bisa melewatkan proses installasi phpmyadmin ini. Tetapi kalau anda merasa kurang familiar dengan perintah-perintah MySQL, anda bisa terbantu dengan phpmyadmin ini. Ikuti cara installasinya dibawah ini:

– Masukan perintah dibawah ini pada terminal untuk melakukan installasi phpmyadmin : sudo apt-get install libapache2-mod-auth-mysql phpmyadmin

– Apabila keluar pilihan untuk automatic configuration, pilih ok.

– Nanti akan ada pilihan lagi untuk memilih webservernya, pilihlah yang apache2 dan OK

– Tunggu sampai keluar tampilan untuk memasukan password MySQL anda.

– Selanjutnya akan keluar lagi tampilan untuk memasukan password phpmyadmin nya, klik Ok dan nanti akan ada confirmasi password.

– Terus pilih OK, dan installasi phpmyadmin sudah berhasil.

8- Lakukanlah testing phpmyadmin yang barusan kita install dengan cara memasukan URL ini pada browser anda: http://localhost/phpmyadmin

9- Kalau berhasil, nanti akan keluar tampilan phpmyadmin nya.

Selesailah sudah kita membuat webserver pada localhost.

Sumber: http://si-sanca.webege.com/index.php/tulisan/komputer/120-webserver
Tested on Ubuntu 10.04, credit to original author

Google SketchUp

Berawal dari iseng corat-coret bikin desain rumah di kertas, kepikiran buat bikin model 3D-nya di komputer. Software 3D Modelling yang kepikiran pertama kali adalah Auto CAD. Secara tuh software udah terkenal dari dulu dan pas banget buat bikin 3D Modelling.

Tanya-tanya temen, ternyata ada yang punya juga. Okelah gw langsung minta dan install. Tapi ternyata agak berat. Maklum lah ini software desain sedangkan gw pake Netbook :p

Udah gitu cracknya ga jalan, ah tambah males. (ketauan deh pake bajakan, haha)

Akhirnya gw cari software alternatif lain yang lebih simple.

Ada beberapa software yang disarankan orang. Tapi pilihan gw jatuh di SketcUp besutan Google. Selain ukurannya yang ga sampe 100MB, nama Google juga udah ga usah diragukan.

Setelah gw coba apa beneran ga lemot, ternyata emang bener, lancaarrr. Emang sih buat masalah fitur ga terlalu lengkap. Tapi gw bukan anak desain yang butuh itu. Gw cuma penyuka desain yang belajar otodidak. Jadi justru dari ke-simple-an yang dimiliki Google SketcUp bikin gw gampang mempelajarinya.

Dan bagi yang pake Ubuntu, bisa install via Wine. Gw udah coba, ada error sih, tapi hanya butuh pengaturan dikit setelah instalasi. Bisa liat disini.

Bagi yang tertarik bisa download di sini: http://sketchup.google.com/

Screenshoot:

Yang Harus Dilakukan Setelah Install Ubuntu 10.10 (Part 2)

Ok ini lanjutan postingan sebelomnya, check this out!

Bagian kedua dari artikel kali ini adalah membahas aplikasi pengganti dari aplikasi-aplikasi  yang biasa digunakan di Windows. Gunakan Ubuntu Software Center (USC), Synaptic Package Manager atau Terminal untuk menginstall aplikas-aplikasi di bawah ini.
1. Anti Virus
Di Windows ada AVG, Kaspersky sedang di Ubuntu ada ClamAV dan avast!. Install ClamAV (di USC bernama Virus Scanner).
Install ClamAV
sudo apt-get install clamav clamtk
Jalankan melalui  Application – Accessories – Virus Scanner.
Install Avast
wget http://files.avast.com/files/linux/avast4workstation_1.3.0-2_i386.deb && sudo dpkg -i avast4workstation_1.3.0-2_i386.deb
Jalankan Avast melalui Application – Accessories – avast! Antivirus.
2. Java
Java sangat penting untuk membuka aplikasi yang membutuhkan Java di browser. Misalnya bila kita akan upload foto di situs Facebook.
Install Java
sudo apt-get install sun-java6-jre sun-java6-plugin equivs
3. Multimedia
Di Windows ada Windows Media Player, Real Player. Dengan Ubuntu multimedia dapat menggunakan VLC, MPlayer. Agar aplikasi multimedia dapat berjalan di Ubuntu, maka dibutuhkan banyak codec multimedia. Menginstall VLC dan MPlayer akan menginstall banyak codec multimedia.
Install VLC dan MPlayer
sudo apt-get install vlc mplayer
Install Paket Yang Umum Digunakan
sudo apt-get install libxine1-ffmpeg gxine mencoder mpeg2dec vorbis-tools id3v2 mpg321 mpg123 libflac++6 ffmpeg libmp4v2-0 totem-mozilla icedax tagtool easytag id3tool lame nautilus-script-audio-convert libmad0 libjpeg-progs libquicktime1 flac faac faad sox ffmpeg2theora libmpeg2-4 uudeview flac libmpeg3-1 mpeg3-utils mpegdemux liba52-0.7.4-dev
Install Gstreamer
sudo apt-get install gstreamer0.10-ffmpeg gstreamer0.10-fluendo-mp3 gstreamer0.10-gnonlin gstreamer0.10-pitfdll gstreamer0.10-sdl gstreamer0.10-plugins-bad-multiverse gstreamer0.10-schroedinger gstreamer0.10-plugins-ugly-multiverse totem-gstreamer
Lebih Banyak Codec Multimedia
sudo apt-get install gstreamer-dbus-media-service gstreamer-tools ubuntu-restricted-extras
DVD Support
sudo apt-get install libdvdread4 && sudo /usr/share/doc/libdvdread4/./install-css.sh
Flash
sudo apt-get install gsfonts gsfonts-x11 flashplugin-nonfree

Yang Harus Dilakukan Setelah Install Ubuntu 10.10 (Part 1)

Sebenernya ga HARUS dilakukan juga sih, mungkin lebih tepat kalo disebut “hal yang sebaiknya dilakukan”. Soalnya jujur aja gw juga ga lakuin semua yang ada di sini. Ahaha. Ya intinya yang dianggap perlu aja yang perlu dilakuin. Ok, kita mulai:

Pertama: Atur Repository Ubuntu

Buka Ubuntu Sofware Source (USC). Edit – Software Sources. Pada tab pertama (Ubuntu Software) centang semua opsi repository. Dan pada Tab kedua (Other Sofware) centang opsi “Canonical Partners”. langkah pertama ini akan membuat Ubuntu memiliki sofware versi terbaru.

Beri tanda centang pada semua opsi pada tab Ubuntu Software

Bagi pengguna DVD repository Ubuntu 10.10 tambahkan repository melalui Ubuntu Sofware Center – Software Sources. Lalu pada tab Other Software klik “Add Volume” kemudian masukkan DVD repository Ubuntu 10.10.

Kedua: Atur Visual Efek Ubuntu

Jalankan efek visual. Sebelumnya install dahulu driver kartu grafisnya melalui “System – Administration – Additional Drivers”. Biasanya Ubuntu memiliki kemampuan untuk mendeteksi kartu grafis yang kita miliki, namun bila tidak terdeteksi, silahkan lakukan konfigurasi secara manual (hardware configuration tool). Silahkan googling untuk mendapati cara konfigurasi secara manual bagi driver yang tidak/belum terdeteksi oleh Ubuntu.

System – Appreance Preferences – Visual Effect untuk aktifkan Compiz Fusion

Continue reading

Mencoba Internetan di Ubuntu 10.10 dengan Modem Smart EVDO

BukaApplication – Accesories – Terminal.
Kemudian ketik: sudo gedit /etc/udev/rules.d/99-zte-ac2726.rules
Jika ada isian password, silakan masukkan password Ubuntu Anda.
Akan muncul text editor kosong, silakan kopi paste format dibawah ini kemudian save.
SUBSYSTEM==”usb”, SYSFS{idVendor}==”19d2″, SYSFS{idProduct}==”fff5″, RUN+=”/usr/sbin/usb_modeswitch –default-vendor 0x19d2–default-product 0xfff1 –message-content5553424312345678c00000008000069f030000000000000000000000000000″
Buka System – Preference – Network Connection.
Pilih Mobile Broadband – Add.
Silakan buat sebuah koneksi baru. Pilih Negara Indonesia. Karena tidak ada setingan smart maka pilih yang manual. Jangan lupa pilih yang EVDO. Di setingan selanjutnya username dan password: smart. Jika ingin konek otomatis tiap menancap modem klik Connet Automaticlly.
Setelah itu tancapkan modem Smart, maka beberapa saat kemudian akan otomatis nyambung sendiri. Tapi agak lama deteknya. Tidak langsung keluar software kayak di Windows. Tanda telah nyambung adalah icon di kanan atas samping kiri suara.

Sumber: http://darmawanku.com/2010/10/16/mencoba-internetan-di-ubuntu-10-10-dengan-modem-smart-evdo/

Install Wine dan VLC Player di Ubuntu

Wine

Wine merupakan aplikasi emulator untuk menjalankan aplikasi-aplikasi Windows (.exe) di Linux. Sampai saat ini sudah versi 1.3.8.
Nah jika masih ada aplikasi yang belum ada solusi yang sama dengan yang sering digunakan di Windows ya bisa coba emulator ini.
Dengan wine kita dapat menginstal dan menjalankan aplikasi atau game berbasis platform windows seperti Microsoft office, winamp dan aplikasi/game berplatform windows lainnya.
Sebelum melakukan update yang harus dilakukan adalah menambahkan PPA Wine :

Pertama tambahkan dulu PPA Wine (harus terkoneksi dengan internet)

sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa

sudo apt-get update

Selanjutnya install Wine 1.3.8 dan True Tipe Font :

sudo apt-get install wine1.3
sudo apt-get install msttcorefonts

atau bisa juga memalui synaptic package manager

VLC Player

#1 : Dari Synaptic Package Manager

Pilih Menu System->Administration->Synaptic package Manager kemudian cari ‘vlc’ di quick search bar. Kemudian tandai paketnya – ‘vlc-plugin-pulse’ dan ‘mozilla-plugin-vlc’ setelah itu klik Apply untuk mulai mengininstall.

#2 : Dari Command Line

Buka terminal(CTRL+ALT+T) dan masukan command line berikut ini:

sudo apt-get install vlc vlc-plugin-pulse mozilla-plugin-vlc